Loading...
INDONESIA
Penulis: Francisca Christy Rosana 08:28 WIB | Minggu, 04 Januari 2015

Trotoar Pasar Senen ‘Dibajak’ Para Pedagang

Trotoar Pasar Senen ‘Dibajak’ Para Pedagang
Para pedagang nampak memenuhi trotoar sepanjang Jalan Senen Raya dan memakan setengah badan jalan. (Foto-foto: beritajakarta.com)
Trotoar Pasar Senen ‘Dibajak’ Para Pedagang
Aktivitas jual-beli di trotoar yang 'dibajak' para pedagang ini nampak hidup.
Trotoar Pasar Senen ‘Dibajak’ Para Pedagang
Pedagang yang menggunakan trotoar sebagai tempat berjualan di sekitar Jalan Raya Senen menyebabkan arus kendaraan terhambat.
Trotoar Pasar Senen ‘Dibajak’ Para Pedagang
Motor-motor yang diparkir di pinggir jalan juga menyebabkan lalu lintas terhambat.

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM – Trotoar sepanjang Jalan Senen Raya Jakarta kini alih fungsi menjadi tempat perdagangan. Sejumlah pedagang Pasar Senen, Jakarta tampak ‘membajak’ trotoar dengan berjualan di lokasi tempat pejalan kaki tersebut.

Banyaknya pedagang yang membuka lapaknya di trotoar hingga badan jalan menyebabkan lalu lintas terganggu.

Beberapa di antaranya mendirikan lapak hingga memenuhi dua jalur. Sementara itu, sepeda motor yang terparkir di sekitarnya juga menyebabkan kepadatan arus lalu lintas.

Ruwetnya keadaan pasar ini disebabkan penampungan sementara pedagang Pasar Senen Blok 3 yang direncanakan rampung awal November 2014 lalu hingga kini masih molor.

Burhan (32), salah seorang pedagang pakaian bekas mengaku pembangunan tempat penampungan sementara tersebut belum juga selesai. Kalaupun selesai, menurutnya tempat penampungan sementara ini relatif kecil dan tidak akan mampu menampung seluruh pedagang eks Senen Blok 3. "Di pasar yang lama kan ada 3.000-an pedagang, dipastikan tidak semua akan mendapat tempat berjualan. Terlebih, belum jelas kapan kita mulai dagang di tempat sementara," ujarnya pada Sabtu (3/1).

Manajer Unit Pengelola Besar (UPB) Pasar Senen, Blok III dan VI, Ruyani mengatakan memang ada keterlambatan pembangunan tempat penampungan sementara tersebut. Namun, menurutnya keterlambatan itu adalah tanggung jawab kontraktor.

"Kita baru serah terima sejak 3 hari yang lalu, sekarang kita akan lakukan penomoran kios terlebih dahulu sebelum dilakukan pengundian kunci," katanya.

Pengundian kunci kios pasar, tambah Ruyani, akan dilaksanakan pada minggu ketiga Januari. Nantinya, sebanyak 620 kios berukuran 1,5 x 2 meter akan digunakan pedagang untuk berjualan menunggu pasar dibangun kembali.

Editor : Bayu Probo


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home