Loading...
SAINS
Penulis: Febriana Dyah Hardiyanti 19:45 WIB | Rabu, 10 Agustus 2016

Wagub DKI Minta Program Belajar Sehari Penuh Dikaji Serius

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat. (Foto: Dok. satuharapan.com/Dedy Istanto)

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM – Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat, meminta adanya kajian yang serius terhadap wacana program belajar sehari penuh di sekolah (full day school) yang tengah didengung-dengungkan oleh Kementerian Pendidikan dan Budaya (Kemendikbud).

“Itu kan masih wacana, ya coba dikaji serius kalau itu baik. Sebelum melempar wacana harus disiapkan betul kajiannya,” ujar Djarot, di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, hari Rabu (10/8) sore.

Ia meminta kejelasan terkait apa yang akan diberikan kepada siswa dalam program tersebut.

“Kalau serius full day school, mau ngapain mereka? Mulai jam 14.00 WIB sampai 17.00 WIB itu akan diisi pelajaran karakter dan budi pekerti yang bagaimana muatannya?,” kata Djarot menambahkan.

Djarot juga mengingatkan bahwa program tersebut mendesak kesiapan sekolah dalam pelaksanaannya. Ia menyoroti masih adanya sekolah yang digunakan secara bergantian dalam satu hari.

“Harus diperhatikan bahwa masih ada sekolah yang bergantian masuk pagi sampai siang dan masuk siang sampai sore. Ini tantangan, karena akan susah, terus bagaimana?,” ujar dia.

Sebelumnya, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy, mengatakan wacana full day school bukan berarti belajar sehari penuh, tetapi memastikan peserta didik mengikuti penanaman pendidikan karakter.

"Full day school ini tidak berarti peserta didik belajar seharian penuh di sekolah, tetapi memastikan bahwa peserta didik dapat mengikuti kegiatan-kegiatan penanaman pendidikan karakter, seperti mengikuti kegiatan ekstrakurikuler. Saat ini sistem belajar tersebut masih dalam pengkajian lebih mendalam," ujar Muhadjir, di Jakarta, hari Selasa (9/8).

Dia segera mengkaji masukan-masukan dari masyarakat, termasuk kondisi sosial dan geografis yang memungkinkan sistem belajar tersebut diterapkan. 

Editor : Eben E. Siadari


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home