Loading...
EKONOMI
Penulis: Sotyati 15:38 WIB | Selasa, 15 April 2014

Jadi Mahajutawan karena Menyewakan Gudang

Roger Dudding, pengusaha gudang. (Foto: BBC News)

LONDON, SATUHARAPAN.COM - Naluri manusia yang cenderung menyimpan barang menjadi peluang sempurna bagi pengusaha gudang. Salah satu di antaranya adalah Rodger Dudding, pengusaha garasi terbesar di Inggris dengan perkiraan portofolio lebih dari 100 juta pound sterling atau setara dengan 1,9 triliun rupiah.

Lebih kurang 30 tahun lalu, tak seorang pun di Inggris membayangkan penyimpanan barang menjadi usaha menggiurkan. Kini, usaha penyimpanan barang menjadi industri besar di Eropa.

Sejumlah pengusaha mendapatkan kekayaan dari menyewakan tempat kosong.

"Gudang, bukan pusat perbelanjaan, bukan hotel, ataupun mode, dan tidak terlihat seperti produk yang seksi," demikian pendapat James Gibson, salah seorang pendiri Big Yellow Self Storage Company, perusahaan persewaan gudang di Inggris, seperti dikutip BBC News, Senin (14/4).

Meskipun bukan bisnis seksi, industri ini sukses melewati resesi yang sempat melanda Inggris, dengan pendapatan tahunan hampir 500 juta pound sterling atau sekitar Rp 8,5 triliun.

Industri gudang berkembang seiring dengan perubahan sosiologi.

Profesor dari Universitas Oxford, Danny Dorling, mengatakan masyarakat sekarang memiliki barang enam kali lebih banyak daripada generasi sebelumnya.

Barang-barang rumah tangga seperti pakaian, perabotan, teknologi, dan berbagai ornamen lainnya termasuk dalam daftar barang yang memerlukan tempat penyimpanan di rumah-rumah di Eropa.

Rodger Dudding melihat peluang itu. Tetapi, upayanya menjadi miliuner tidak mudah karena ia harus mengawali kariernya dengan berkeliling setiap Minggu pagi untuk mendapatkan garasi.

Kini, para pemilik perusahaan penyimpanan barang besar pada umumnya sepakat mengatakan semakin sulit dan mahal untuk mendapatkan gedung dan ruang yang diperlukan, sehingga menyebabkan ekspansi mulai melambat.

Editor : Sotyati


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home