Loading...
FOTO
Penulis: Dedy Istanto 20:35 WIB | Senin, 02 Maret 2015

Pelepasan Burung Elang Jawa

Pelepasan Burung Elang Jawa
Seekor burung eang jawa (Nisaetus bartelsi) yang baru saja dilepasliarkan ke habitatnya, di kawasan konservasi Taman Nasional Gunung Halimun - Salak (TNGHS) Jawa Barat pada Kamis (26/2) lalu menjadi salah satu bagian dalam upaya melestarikan burung elang jawa yang kini berstatus terancam punah (endangered species), yang diinisiasikan oleh lembaga Suaka Elang bekerja sama dengan TNGHS. (Foto-foto: Hendry Pramono).
Pelepasan Burung Elang Jawa
Burung elang jawa yang masih berada di penangkaran untuk siap dilepasliarkan ke alam habitatnya sebagai bagian dari upaya pelestarian.
Pelepasan Burung Elang Jawa
Wakil dari dari Taman Nasional Gunung Halimun - Salak (TNGHS) dan Suaka Elang serta masyarakat saat menyaksikan pelepasliaran burung elang jawa di kawasan TNGHS, Jawa Barat.
Pelepasan Burung Elang Jawa
Burung elang jawa yang dilepas liarkan ke habitatnya di kawasan Taman Nasional Gunung Halimun - Salak (TNGHS) Jawa Barat sebagai bagian dari upaya pelestarian burung yang dinobatkan sebagai garuda, lambang negara Indonesia.

BOGOR, SATUHARAPAN.COM – Burung elang jawa (Nisaetus bartelsi) dilepasliarkan di Taman Nasional Gunung Halimun – Salak (TNGHS), Jawa Barat, Kamis (26/2). Burung yang dinobatkan sebagai burung garuda, lambang negara Republik Indonesia ini, merupakan salah satu jenis burung endemik, hanya hidup di Jawa, dan kini statusnya terancam kepunahan (endangered species).

Pelepasliaran elang jawa yang diinisiasi oleh lembaga konservasi burung pemangsa (raptor) Suaka Elang (Raptor Sanctuary) dihadiri oleh perwakilan dari Taman Nasional Gunung Halimun – Salak, serta masyarakat yang turut menyaksikan secara langsung.

Burung pemangsa (raptor) memiliki peran penting dalam sebuah ekosistem sebagai rantai makanan teratas yang menjadi penyeimbang dalam siklus alam. Burung jenis pemangsa seperti elang kini kondisinya memprihatinkan. Perburuan serta penangkapan untuk perdagangan satwa liar menjadi salah satu faktor berkurangnya jumlah elang di Indonesia, termasuk burung elang jawa.

Pulau Jawa termasuk salah satu wilayah yang menjadi habitat bagi burung pemangsa. Tercatat data setidaknya ada sekitar 16 jenis burung pemangsa elang yang dapat dijumpai, di antaranya elang hitam (Ictinaetus malaiensis), elang ular-bido (Spilornis cheela), elang brontok (Spizaetus cirrhatus, ada yang menyebutkan Nisaetus cirrhatus, Red), dan elang laut perut putih (Haliaeetus leucogaster).

Editor : Sotyati


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home