Loading...
SAINS
Penulis: Sabar Subekti 13:42 WIB | Kamis, 03 Maret 2016

Brasil Konfirmasi 641 Kasus Microcephaly

Ilustrasi: bayi yang menderita mikrosefali. Sebuah laporan yang diterbitkan di Lancet mengungkapkan, jejak virus zika ditemukan dalam cairan ketuban dari dua ibu hamil yang bayinya sudah didiagnosis dengan mikrosefali, (Foto: dailymail.co.uk)

BRASIL, SATUHARAPAN.COM – BraSil mengkonfirmasi 641 kasus microcephaly (pengecilan otak dan kepala) dan 139 bayi yang cacat lahir dan meninggal sejak wabah virus Zika muncul pada Oktober lalu, kata Kementerian Kesehatan.

Angka terbaru itu naik 10 persen dari jumlah kasus microsephaly yang dilaporkan oleh kementerian pada pekan lalu.

Pihak berwenang juga tengah menyelidiki penyebab dari 4.222 kemungkinan lain kasus microcephaly, di mana bayi lahir dengan kepala abnormal mengecil dan perkembangan otak tidak lengkap.

Para ilmuwan di Brazil juga mengatakan peningkatan microcephaly terkait dengan ledakan virus Zika yang ditularkan melalui nyamuk Aedes aegipty, dengan perkiraan 1,5 juta orang yang terinfeksi.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sedang mempelajari kemungkinan hubungan wabah Zika dengan menetapkan keadaan darurat kesehatan internasional.

Brasil pada umumnya melaporkan 150 kasus microcephaly per tahun. Dan cacat lahir itu juga berhubungan dengan ibu yang menderila sifilis, rubella atau toksoplasmosis selama kehamilan. (AFP)


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home