Loading...
INDONESIA
Penulis: Prasasta Widiadi 08:23 WIB | Selasa, 07 Oktober 2014

Golkar DPRD DKI Jakarta Selamati Jokowi

Joko WIdodo menyimak dengan seksama penyampaian pandangan masing-masing fraksi di DPRD tanpa ditemani Basuki Tjahaja Purnama. (Foto: Prasasta Widiadi).

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM – Fraksi Golongan Karya Dewan Perwakilan Rakyat Rakyat Daerah (F Golkar DPRD) DKI Jakarta mengucapkan selamat bertugas kepada Joko Widodo (Jokowi) dalam mengemban tugas sebagai presiden terpilih ketujuh Indonesia yang menjalankan amanah rakyat.

Hal ini dikemukakan Zainuddin, anggota F Golkar DPRD DKI Jakarta di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jl Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (6/10) di hadapan para anggota DPRD DKI Jakarta dalam rangka penyampaian pandangan setiap fraksi tentang pengunduran diri Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) yang akan dilantik menjadi Presiden RI.  

"Kami menerima pengunduran diri dan berhenti saudara Joko Widodo sebagai Gubernur DKI Jakarta sekaligus menyampaikan ucapan selamat menjalankan tugas baru sebagai Presiden RI untuk membawa Indonesia menjadi lebih aman, adil, maju, dan sejahtera," kata Zainuddin.

"Semoga bisa membawa Indonesia menjadi Indonesia Hebat di bawah Merah Putih," Zainuddin menambahkan.  Fraksi Golkar, sebagaimana dikemukakan Zainuddin  sempat membahas surat Kemendagri No 121.31/3866/OTDA yang membahas cara pengunduran diri kepala daerah yang tak lagi harus melalui berbagai paripurna di DPRD.   

Fraksi Golkar berpendapat posisi jabatan gubernur DKI penting sehingga tidak boleh terjadi kekosongan dalam waktu lama. Dalam rapat paripurna tersebut, semua fraksi setuju pengunduran diri Jokowi sebagai gubernur, yang selanjutnya akan dilantik menjadi presiden pada 20 Oktober 2014.  Suasana rapat paripurna tanpa ada kericuhan dan interupsi. Masing-masing fraksi membacakan pandangan umumnya dengan durasi lebih kurang 15 menit. Setelah menyampaikan pandangan umumnya, Jokowi dan sejumlah pimpinan fraksi saling bersalaman.

“Kepada partai pengusung agar segera mempersiapkan penggantinya untuk menghindari stagnansi pemerintahan di provinsi DKI Jakarta sebagai Ibukota negara," Zainuddin mengakhiri penyampaian pandangannya.

Editor : Bayu Probo


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home