Loading...
FOTO
Penulis: Dedy Istanto 13:47 WIB | Rabu, 20 Mei 2015

Indonesia Tahun 2020 Bebas Rabies

Indonesia Tahun 2020 Bebas Rabies
Indonesia pada tahun 2020 bebas dari penyakit menular rabies. Hal itu disampaikan oleh drh. Pujiatmoko, Direktur Jenderal Direktorat Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian dalam seminar bertajuk Kontribusi Lalu Lintas Perdagangan Anjing untuk Konsumsi dalam Wacana Indonesia Bebas Rabies 2020 yang diadakan Jakarta Animal Aid Network (JAAN) dan Animal Friends Jogja di Balai Kesehatan Hewan dan Ikan Jalan MT Haryono, Ragunan, Jakarta Selatan, Rabu (20/5) (Foto-foto: Dedy Istanto).
Indonesia Tahun 2020 Bebas Rabies
Drh. Pujiatmoko saat mempresentasikan tentang perkembangan rabies di Indonesia dalam acara seminar tentang wacana Indonesia Bebas Rabies tahun 2020 di BKHI Ragunan, Jakarta Selatan.
Indonesia Tahun 2020 Bebas Rabies
Peta penyebaran penyakit menular rabies di Indonesia yang diperkirakan hampir seluruh pulau terjangkit. Kondisi tersebut membuat pemerintah terus gencar mengendalikan penyebaran penyakit berbahaya yang targetnya pada 2020 bebas dari penyakit rabies.
Indonesia Tahun 2020 Bebas Rabies
Drh. Misriyah Kasubdit Zoonosis Dirjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan saat memaparkan tentang pengendalian rabies di wilayah Indonesia yang terus digencarkan.
Indonesia Tahun 2020 Bebas Rabies
Para tamu undangan serta para pecinta hewan saat mengikuti seminar tentang wacana Indonesia bebas rabies tahun 2020 yang digelar di BKHI, Ragunan, Jakarta Selatan.

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM – Indonesia tahun 2020 bebas dari rabies. Hal itu disampaikan oleh drh. Pujiatmoko, Direktur Jenderal Direktorat Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, dalam seminar bertajuk “Kontribusi Lalu Lintas Perdagangan Anjing untuk Konsumsi dalam Wacana Indonesia Bebas Rabies 2020“ di Balai Kesehatan Hewan dan Ikan (BKHI) Jalan MT Haryono, Ragunan, Jakarta Selatan, Rabu (20/5).

Seminar yang diselenggarakan oleh Jakarta Animal Aid Network (JAAN) dan Animal Friends Jogya merupakan salah satu upaya untuk meretas kesadaran masyarakat umum dan menjadi  wadah diskusi bersama pemerintah dalam mewujudkan Indonesia bebas rabies pada 2020 mendatang.

Hadir dalam diskusi sebagai narasumber drh. Misriyah Kasubdit Zoonosis Dirjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan, Nurcahyo Nugroho dari Badan Karantina Pertanian, serta para artis Indonesia peduli lingkungan diantaranya Nina Tamam, dan Alvin Adam.

Dalam kesempatan tersebut Misriyah menyampaikan bahwa gereja mendukung  upaya Indonesia bebas dari rabies. Hal itu disampaikan dalam presentasinya yang menggambarkan dukungan gereja pada saat pemerintah gencar-gencarnya membebaskan daratan Flores dan Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT) dari penyakit berbahaya tersebut.  Keterlibatan Keuskupan Katolik di daratan Flores, NTT menurut Misriyah, sangat istimewa karena mendukung program pemerintah yang ingin menjadikan Indonesia bebas dari rabies.

Rabies masih terus mewabah di Indonesia. Hampir seluruh pulau seperti Sumatera, Kalimantan, Jawa, Bali, Sulawesi, Flores, dan Maluku terjangkit oleh penyakit tersebut. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat pada tahun 2008 lalu lintas perdagangan daging anjing untuk dikonsumsi oleh manusia merupakan faktor yang paling banyak berkontribusi terhadap penyebaran penyakit rabies. Sebanyak 98 persen dari kasus penularan penyakit rabies disebabkan oleh anjing yang terkena virus yang dapat menyerang sistem saraf pusat dan bersifat akut. 

Editor : Eben Ezer Siadari


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home