Loading...
DUNIA
Penulis: Eben E. Siadari 08:56 WIB | Senin, 11 April 2016

Korban Tewas Ledakan Kembang Api India Menjadi 102 Orang

Sedikitnya 102 orang meninggal dan hampir 400 orang mengalami luka bakar akibat kebakaran besar yang disebabkan oleh kembang api di kuil Puttingal Devi yang terkenal di Paravur, Kollam, sebelah selatan negara bagian Kerala, pada hari Minggu (10/4) (Foto: CCTV/BNONews.com)

THIRUVANANTHAPURAM,SATUHARAPAN.COM - Korban tewas akibat ledakan kembang api di sebuah kuil Hindu di India bertambah menjadi 102 orang dan hampir 400 orang mengalami cedera. Ledakan menyebabkan kebakaran di kuil Hindu di India selatan dalam acara yang tidak berizin itu, kata para pejabat setempat.

Kebakaran terjadi  di kompleks Kuil Puttingal di desa Paravoor di Negara Bagian Kerala, menurut Ketua Menteri Oommen Chandy.

The Washington Post melaporkan ribuan orang berada di dalam kompleks ketika ledakan besar meletus sekitar 03:00 pada hari Minggu. Api menyebar dengan cepat menjalari kuil dan umat terjebak.

Chandy mengatakan 102 orang tewas dan sedikitnya 380 terluka dalam bencana itu.

Sebagian besar kematian terjadi ketika bangunan runtuh, kata Chandy kepada wartawan. Dia mengatakan sekitar 60 jenazah telah diidentifikasi.

Krishna Das, warga Paravoor, terletak sekitar 40 mil sebelah utara ibukota Kerala dari Thiruvananthapuram, mengatakan ia mulai berjalan menjauh dari kuil ketika acara kembang api akan berakhir. Ketika itulah ia mendengar ledakan yang memekakkan telinga, diikuti oleh ledakan lain.

Ia mengatakan ia melihat puluhan orang menghindar dari kobaran api serta reruntuhan beton dan plester dari bangunan kuil. Begitu ledakan pertama terdengar, pemadaman listrik melanda kompleks.

Sekitar pukul 07:00, petugas pemadam kebakaran telah dapat mengendalikan api. Ribuan keluarga yang cemas pergi ke kuil untuk mencari orang yang mereka cintai.

Pada salah satu rumah sakit utama di Thiruvananthapuram, dokter senior Thomas Mathew mengatakan bahwa dilihat jenis cedera,  sebagian besar muingkin karena terinjak-injak.

Kuil itu menyelenggarakan kompetisi kembang api setiap tahun,  dengan kelompok-kelompok yang berbeda mempertunjukkan keindahan kembang api masing-masing, pada hari terakhir dari festival tujuh hari untuk menghormati dewi Bhadrakali.

Namun tahun ini, pihak berwenang di kabupaten Kollam membantah telah memberikan izin atas kompetisi kembang api itu.

"Mereka jelas mengatakan bahwa tidak ada izin yang diberikan," kata A. Shainamol, pejabat kabupaten.

Dia mengatakan izin ditolak karena kekhawatiran bahwa pihak yang bersaing akan mencoba untuk mengalahkan satu sama lain dengan lebih banyak membuat kembang api, disamping kuil akan penuh sesak selama festival.

"Menampilkan pertunjukan kembang api di depan publik hanya dapat dilakukan dengan izin dari pejabat kabupaten," kata Shainamol.

Perdana Menteri Narendra Modi menyatakan keterkejutannnya atas bencana nahas tersebut, mengatakan dia menugaskan menteri kesehatan dan dia sendiri juga akan segera terbang ke Kerala “untuk melihat situasi di sana.”

“Kebakaran di kuil di Kollam sangat memilukan dan mengejutkan. Saya mengucapkan belasungkawa bagi keluarga yang ditinggalkan dan mendoakan korban luka,” Modi berkata lewat akun Twitternya.

Pemerintah Kerala memerintahkan penyelidikan untuk mencari tahu penyebab kebakaran. Seorang pejabat kepolisian mengatakan insiden tersebut diduga terjadi ketika percikan api menyambar kembang api yang disiapkan untuk pertunjukan.

 

Editor : Eben E. Siadari


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home