Loading...
DUNIA
Penulis: Melki Pangaribuan 00:54 WIB | Senin, 27 Juli 2015

Musim Dingin Juli Warga Australia Rayakan Natal

(Foto: City of Sydney Archives, Sydney Reference Collection)

SYDNEY, SATUHARAPAN.COM - Warga Australia memiliki warisan dari Inggris dan Eropa di mana pada musim dingin ada perayaan Natal di bulan Juli yang dikenal sebagai 'Yulefest' atau 'Yuletide'. Jadi karena ada kedekatan yang kuat pada tradisi ini maka perayaan Natal diadakan dalam cuaca yang dingin di Australia.

Apakah Natal dirayakan dua kali setahun di Australia?

Tidak, Natal sebenarnya hanya terjadi sekali setahun, yakni pada tanggal 25 Desember. Di Australia, hari itu adalah hari libur nasional dan warga di sana menikmatinya dengan keluarga dan teman-teman, saling bertukar kado dan menyantap hidangan khas.

Pada bulan Desember, cuaca bisa begitu panas di Australia, karena bulan itu adalah pertengahan musim panas. Jadi, Natal dirayakan secara berbeda dibandingkan di belahan Bumi bagian utara, yang sedang berada di pertengahan musim dingin.

Di Australia, lebih mungkin menikmati Natal sambil minum bir di pantai, ketimbang minum wine dan menjelajahi pasar Natal, yang biasanya terjadi di Eropa. Makanan yang disajikan di Australia-pun lebih ringan, seperti seafood dengan makanan pendamping populer lainnya.

Jadi, kenapa pula ada perayaan Natal di bulan Juli?

Australia memiliki warisan Inggris dan Eropa, jadi ada kedekatan yang kuat pada tradisi perayaan Natal dalam cuaca yang dingin. Itulah sebabnya, ada perayaan Natal di bulan Juli, yang juga dikenal sebagai 'Yulefest' atau 'Yuletide'.

Bulan Juli biasanya merupakan bulan bersuhu terendah dalam musim dingin, jadi perayaan Natal di bulan ini berusaha untuk menyamai perayaan serupa di belahan Bumi bagian utara. Artinya, perayaan diwarnai dengan makanan yang lebih berat seperti daging panggang dan minuman hangat, yang dinikmati di dekat perapian.

Natal di bulan Juli, tentu saja tidak menggantikan Natal sesungguhnya pada bulan Desember, dan dinikmati sebagai perayaan ekstra. Ini bukanlah hari libur resmi dan tidak dirayakan oleh tiap orang, tapi popularitasnya terus berkembang.

(Foto: Wikimedia Commons, BD Mills)

Dari mana datangnya konsep ini?

Perayaan Natal di bulan Juli juga ditemukan di negara-negara lain yang terletak di belahan Bumi selatan seperti Selandia Baru dan Afrika Selatan.

Dulu, ada film Hollywood berjudul "Natal di Bulan Juli" atau Christmas in July (1940). Namun, film ini tak dipercayai sebagai sumber awal dari perayaan ini di Australia, yang nampaknya mulai berlangsung dari akhir dekade 1970-an hingga awal 1980-an.

Tidak ada yang tahu pasti dari mana konsep ini berawal, tapi rumornya, perayaan Natal bulan Juli berasal dari sekelompok kecil orang yang mengadakannya di wilayah pegunungan Blue Mountains di barat Sydney.

Apakah warga Australia merayakan Natal 'putih' di bulan Juli?

Sebagian besar wilayah Australia tidak mendapat salju selama bulan Juli, jadi Natal di bulan Juli dirayakan tanpa salju.

Ada cuaca ekstrim tahun ini, yang memunculkan cuaca aneh namun menakjubkan di Australia, sehingga ada lebih banyak salju daripada biasanya. Misalnya, saat ini wilayah Blue Mountains sedang bersalju, yang menambah kemeriahan perayaan Natal bulan Juli.

Tapi di beberapa perayaan seperti 'Natal bulan Juli di Sovereign Hill' salju buatan diperlukan. Sovereign Hill adalah museum luar ruangan di negara bagian Victoria, yang menggambarkan era emas Australia di tahun 1850an.

Tempat ini adalah destinasi turis yang populer yang, baru-baru ini, mengenalkan 'Natal di bulan Juli' ke dalam program tahunannya.

Apakah orang-orang memberi kado saat perayaan Natal di bulan Juli?

Perayaan ini utamanya digunakan sebagai alasan bagi warga Australia untuk mengadakan pertemuan pribadi dengan keluarga dan teman, selain itu, hal ini juga digunakan sebagai alasan untuk berbagai kegiatan dan pertunjukan publik.

Natal di bulan Juli, secara meningkat, digunakan untuk tujuan komersil, seperti tampilan pohon di Pitt Street, Sydney, pada tahun ini.

Terlepas dari dekorasi yang megah, kopi dan popcorn panas juga disajikan gratis untuk memotivasi warga sekitar agar datang berbelanja. (australiaplus.com)

Editor : Eben E. Siadari


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home