Loading...
OLAHRAGA
Penulis: Prasasta Widiadi 17:12 WIB | Kamis, 18 Agustus 2016

Perenang AS Korban Perampokan Dilarang Tinggalkan Brasil

Ilustrasi: Perenang Amerika Serikat, Ryan Lochte. (Foto: nbcnews.org)

RIO DE JANEIRO, SATUHARAPAN.COM – Beberapa perenang putra Amerika Serikat (AS) harus berurusan dengan aparat berwenang di Brasil dan mereka ditahan saat berada di Bandar Udara (Bandara) Galeao, Rio de Janeiro, Brasil, hari Rabu (17/8).

Menurut metro.co.uk, dua perenang putra AS tersebut yakni Jack Conger dan Gunnar Bentz yang tidak diizinkan untuk kembali bersama kontingen renang AS kembali ke negaranya karena mereka mendapat perintah penahanan dari Kepolisian Brasil sehubungan dengan perampokan yang mereka alami beberapa hari lalu yang menimpa mereka saat bepergian menggunakan taksi. 

Pengacara mereka, Sergio Viegas, mengatakan mereka tidak akan diizinkan untuk meninggalkan Brasil sampai mereka memberikan kesaksian kepada penyidik kepolisian, yang masih mencari jawaban tentang peristiwa perampokan yang terjadi  hari Minggu (14/8).  

 Viegas mengatakan perenang tidak ingin menjawab pertanyaan dari para  wartawan. Kasus perampokan mencuat ke publik setelah perenang AS  Ryan Lochte, membuat laporan ke Kepolisian Brasil mengenai  perampokan yang dialami para perenang putra di sebuah taksi. Mereka mendapat sial sebab Kepolisian Brasil menemukan sedikit bukti yang dapat mendukung klaim mereka mengalami perampokan. 

Komite Olimpiade AS (United States Olympic Committee/USOC), mengatakan keempat perenang berada di taksi dan sedang dalam perjalanan dari sebuah hotel ke perkampungan atlet. Mereka dihentikan oleh para perampok yang menyamar sebagai polisi bersenjata.  (metro.co.uk)

Editor : Eben E. Siadari


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home