Loading...
DUNIA
Penulis: Reporter Satuharapan 05:57 WIB | Kamis, 01 Desember 2016

Proses Pemakzulan Presiden Korea Selatan Ditunda

Presiden Korea Selatan Park Geun-Hye membungkukkan badan dalam pidatonya di Istana Kepresidenan di Seoul 29 November 2016. Presiden Park Geun-Hye yang terjerat skandal pada Selasa (29/11) mengatakan dia berniat untuk mundur lebih awal dari jabatannya dan akan membiarkan parlemen menentukan nasibnya. (Foto: AFP)

SEOUL, SATUHARAPAN.COM - Sebuah pemilihan pemakzulan kepada presiden Korea Selatan yang terlibat skandal akan ditunda setidaknya selama sepekan, ungkap anggota parlemen pada hari Rabu (30/11), setelah Park Geun-Hye mengumumkan bahwa dia bersedia untuk mengundurkan diri lebih cepat.

Anggota parlemen dari partai yang menaungi Park telah mendukung keputusan untuk pemakzulannya pada Jumat (2/12), namun saat ini ingin masalah tersebut dibahas di parlemen sebelum sebuah pemilihan digelar.

Pemilihan tersebut dijadwalkan akan digelar sepekan kemudian.

Park mengatakan pada Selasa bahwa dia akan membiarkan parlemen untuk memutuskan nasibnya menyusul tuduhan Choi Soon Sil -- sebuah kaki tangan rahasia yang dijuluki "Rasputin Korea" -- meminta donasi senilai lebih dari 60 juta dolar Amerika (sekitar Rp 813,3 miliar) dari beberapa perusahaan ternama di negara tersebut, termasuk Samsung.

Park telah ditetapkan sebagai tersangka dalam sebuah penyelidikan yang berkembang, membuatnya menjadi presiden pertama yang diselidiki dalam kasus kriminal saat masih berkuasa.

Pihak oposisi bersikeras bahwa Park harus mengundurkan diri segera dan tanpa syarat, sedangkan pihak loyalis menyerukan proses pengunduran diri "yang sesuai hukum." (AFP)

 


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home