Loading...
OLAHRAGA
Penulis: Prasasta Widiadi 20:23 WIB | Selasa, 15 September 2015

Riky/Richi Tidak Terbawa Permainan Lawan, Lolos Kualifikasi Korea Terbuka

Riky Widianto (kiri) dan Richi Puspita Dilli (kanan) saat berlaga di babak kualifikasi. (Foto: badmintonindonesia.org)

SEOUL, SATUHARAPAN.COM – Pasangan ganda campuran bulu tangkis Indonesia, Riky Widianto/Richi Puspita Dilli mengaku berhasil lolos ke babak utama Korea Open Super Series 2015 (Korea Terbuka)  karena mereka tidak terpengaruh pola permainan lawan Wang Yilu/Luo Yu, yang mereka kalahkan  dengan 21-17 dan 21-18.

“Kami tadi mainnya fokus di lapangan, sebaik mungkin untuk mengeluarkan kemampuan kami. Mereka defendnya lumayan, kencang-kencang juga. Makanya saya sama Richi nggak mau terbawa permainan mereka. Kami lebih banyak melanin bola,” kata Riky usai pertandingan di SK Handball Stadium, Seoul, hari Selasa (15/9).

Set pertama dimulai, Riky/Richi mampu memimpin jalannya pertandingan, meski sempat beberapa kali terlibat dalam poin-poin ketat. Masuk ke set dua, Riky/Richi terus melaju meninggalkan lawan dengan 17-9. Namun tak langsung mulus menang, kedua pasangan Indonesia ini malah sempat dikejar tujuh poin berturut, menjadi 17-16.

Beruntung akhirnya Riky/Richi bisa kembali menekan lawan, hingga menang 21-18 di set kedua.

“Di poin-poin akhir set kedua kami sempat terburu-buru. Terlalu bernafsu mematikan lawan. Akibatnya malah banyak poin terbuang,” kata Riky lagi.

Selanjutnya di babak dua, Riky/Richi masih menunggu lawan antara dua pasangan tuan rumah, Yoo Yeon Seong/Chang Ye Na dan Shin Baek Choel/Chae Yoo Jung.

Hasil positif yang didapat Riky/ Richi tidak diikuti wakil Indonesia lainnya,  Ronald Alexander/Melati Daeva Oktavianti, Andrei Adistia/Vita Marissa, dan Edi Subaktiar/Gloria Emanuelle Widjaja.

“Sebenarnya kesalahan masih ada di kami (Edi dan Gloria, red). Kami belum bisa menjaga poin-poin kritis kami kurang bisa menahan jarak. Dan di poin-poin perting kami suka membuat kesalahan yang tidak perlu,” kata Edi setelah dia dan Gloria tumbang  dari duet Hong Kong, Chan Alan Yun Lung/Tse Ying Suet, 15-21, 21-17 dan 17-21

“Mereka mainnya rapi, pembagian tugasnya sudah mantep. Mereka lebih matang dan kompak dibanding kami,” kata Edi.

Ronald Alexander/Melati Daevan Oktavianti kalah dari Xu Chen/Ma Jin, Tiongkok, 21-14 dan 21-15.

Pasangan ganda campuran dari Djarum Kudus, Andrei Adistia/Vita Marissa pun terpaksa angkat koper dan pulang dari Korea Selatan sebab  kalah dari pasangan Jepang, Keigo Sonoda/Naoko Fukuman, 25-23, 15-21 dan 14-21. (badmintonindonesia.org)

Editor : Eben E. Siadari


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home