Loading...
OLAHRAGA
Penulis: Prasasta Widiadi 15:46 WIB | Rabu, 31 Juli 2013

Sekou Camara Meninggal Karena Serangan Jantung

Sekou Camara Meninggal Karena Serangan Jantung
Sekou Camara saat ditolong dengan pernapasan pertama saat sebelum masuk ke Rumah Sakit (foto-foto: pelitabandungraya.co)
Sekou Camara Meninggal Karena Serangan Jantung
Keterangan pers dari klub Pelita Bandung Raya kepada awak media tentang kematian Sekou Camara pada (29/7)

BANDUNG, SATUHARAPAN.COM – Dunia sepakbola Indonesia berkabung, setelah pemain asing yang bermain di klub Pelita Bandung Raya, Sekou Camara meninggal dunia pada Sabtu (27/7) akibat serangan jantung ketika sedang menjalani latihan di Stadion Siliwangi, Bandung, menurut pelitabandungraya.co Sekou yang merupakan warga negara Mali ini meninggal dunia di Rumah Sakit Halmahera, Bandung sekitar pukul 23.48 WIB.

Direktur PT Kreasi Performa Pasundan, Marco Gracia Paulo selaku pengelola PBR mengatakan ketika tim PBR menggelar gim saat latihan, Camara tiba-tiba terjatuh sendiri tanpa ada benturan dan langsung pingsan. Saat itu juga pemain asal Mali ini langsung mendapat pertolongan pertama,namun responnya minim sehingga langsung dibawa ke rumah sakit terdekat yaitu RS.Halmahera.

Setibanya di rumah sakit tersebut Camara langsung ditangani oleh tim medis.Tetapi meski sudah berusaha keras ia tak tertolong lagi dan meninggal dunia sekitar pukul 23.48 WIB.

Menurut Marco Gracia Paolo, petinggi PT Kreasi Performa Pasundan mengatakan bahwa Sekou jatuh saat latihan tanpa sebab, dan mendapatkan pertolongan diri dari pemain-pemain lainnya.

"Kami sangat terpukul dengan meninggalnya Sekou. Kami sangat kehilangan karena almarhum merupakan pemain andalan yang memiliki kontribusi besar untuk tim," ujar Marco.

Menurut Marco, manajemen PBR sudah berkomunikasi dengan ibunda Camara melalui agennya, Mamadou yang kebetulan sedang berada di Mali. Ibunya bisa menerima kepergian Camara dengan ikhlas serta mengucapkan terima kasih kepada PBR yang telah merawat Camara.

Marco Gracia Paulo menegaskan bomber asal Mali ini tidak memiliki riwayat penyakit jantung, namun ia membenarkan Camara meninggal karena serangan jantung.

"Serangan jantung adalah berhentinya kerja jantung karena faktor tertentu.Kejadian ini bisa menimpa siapa saja. Termasuk mereka yang tidak memiliki riwayat penyakit jantung," kata Marco.

Dalam sebuah sesi jumpa pers dengan para awak media, Marco menunjukkan hasil tes Elektrokardiogram (EKG) dan Treadmill terhadap Sekou Camara yang dilakukan sebulan yang lalu oleh dokter spesialis jantung koroner, dari tes untuk melihat fungsi jantung ini diketahui kerja jantung Camara bagus dan tak ditemukan adannya penyakit jantung.

"Bahkan setelah membaca hasil tes Camara, dokter ahli jantung bilang untuk ukuran seorang olahragawan saja kondisi jantung Camara termasuk excelent," kata Marco.

Editor : Yan Chrisna


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home