Loading...
OLAHRAGA
Penulis: Prasasta Widiadi 17:02 WIB | Jumat, 13 Juni 2014

Casillas: Belanda Berbeda dari Empat Tahun Lalu

Menjelang partai Piala Dunia 2014, andalan tim nasional Spanyol, Iker Casillas (kiri), dan Robin Van Persie, kanan, andalan tim Belanda. (Foto-foto: fifa.com).

SALVADOR, SATUHARAPAN.COM – Iker Casillas, pemain senior Spanyol mengatakan tim Belanda yang akan dihadapi pada partai penyisihan Grup B Piala Dunia 2014 merupakan tim yang berbeda dengan Belanda di Final Piala Dunia empat tahun lalu.

Laga Spanyol vs Belanda akan digelar Sabtu (14/6) dini hari WIB, di Stadion Itapaiva Arena Fonte Nova, Salvador, Brasil.

Spanyol yang berada di bawah komando pelatih Vicente del Bosque mencetak satu gol kemenangan atas Belanda lewat Andres Iniesta di babak kedua, sehingga mereka dapat mengangkat trofi Piala Dunia 2010 untuk pertama kalinya.

Casillas mengatakan bahwa situasi dalam tim berbeda dengan 2010 karena Belanda saat ini telah berbenah diri.

“Final empat tahun lalu, merupakan hal yang berbeda, dan tidak ada hubungannya dengan kejadian saat ini, tetapi sekarang kondisinya berbeda, kami pernah mengalahkan mereka di Afrika Selatan, tetapi kini tidak bermasalah,” kata Casillas, Jumat (13/6).

Selain di final Piala Dunia 2010, sebelumnya Belanda pernah mengalahkan Spanyol. Pada kualifikasi Piala Eropa 1983, Belanda unggul 2-1 atas Spanyol, dan dalam pertandingan persahabatan pada Januari 1987 Spanyol mengimbangi Belanda, sementara pada 2000 Belanda berhasil kembali menumbangkan Spanyol 2-1.

“Kami memiliki semangat dan keinginan untuk memiliki kampanye yang baik. Saya berharap kami bisa mengulang sukses yang kami punya di Afrika Selatan,” lanjut penjaga gawang Real Madrid tersebut.

Akankah negeri Kincir Angin di bawah asuhan pelatih Louis van Gaal mampu meredam tiki-taka khas Spanyol yang kini diasuh oleh Vicente del Bosque? Meskipun waktu itu, Belanda dibesut oleh Bert Van Marwijk tidak mampu berbuat banyak, terbukti Wesley Sneijder dan Robben di lini tengah tidak dapat mengangkat bola dari barisan belakang Belanda menuju lini belakang Spanyol.

Skuad Van Gaal kini dihuni oleh sederet pemain bintang yang diturunkan pada laga Piala Dunia 2010. Sebut saja, Robin van Persie, Wesley Snijder dan Arjen Robben.

Van Gaal Tidak Gentar

Pelatih Belanda Louis van Gaal dalam kesempatan yang sama mengatakan bahwa ini merupakan membela taktik negaranya di final Piala Dunia 2010 walau terkesan bertahan, tetapi dia menegaskan bahwa Belanda saat itu di bawah asuhan Van Marwijk, walaupun kalah tetapi tetap dapat pulang dengan kepala tegak.

Van Gaal mengatakan permainan fisik merupakan salah satu cara untuk mengagalkan permainan bola-bola pendek Spanyol yang dikomandani duet kreatif Barcelona, Andres Iniesta dan Xavi Hernandez.  

“Saya tahu permainan akan berubah, tetapi saat itu Van Marwijk telah melakukan hal yang benar,” kata Van Gaal.

Pria berusia 62 tahun yang akan mengambil alih Manchester United setelah Piala Dunia 2014 itu mengantisipasi gaya permainan Spanyol.

“Piala Dunia adalah kejuaraan dan kami sama sekali tidak berniat menyatukan antara apa yang menjadi kepentingan tim nasional dan klub menjadikan satu menjadi satu fokus pada tim nasional,” kata Van Gaal.

Salah satu penyerang Belanda, Arjen Robben mengatakan dia sangat terkensan dengan final Piala Dunia 2010.

“Spanyol memang pantas dikatakan menyabet juara dunia dan juara Eropa, dua tim mereka pun hadir di Final Liga Champions,” lanjut Van Gaal.

Van Gaal mengatakan saat ini dia tidak terganggu oleh kabar Manchester United yang membutuhkan penyerang-penyerang baru, dan Van Gaal tahu bagaimana mengoptimalkan Arjen Robben di lini depan Belanda.

Van Gaal juga telah memilih beberapa pesepak bola baru yang berasal dari Liga Belanda antara lain Ron Vlaar, De Vrij, Martins Indi, Daley Blind, Daryl Janmaat, dan Nigel De Jong.

Dalam beberapa pertandingan uji coba Spanyol mencatat kenaikan, seusai ditekuk Afrika Selatan 0-1 pada November 2013, kemudian unggul 1-0 atas Italia pada Kamis (6/3), tim Banteng Matador kemudian pada akhir Mei dan Juni 2014 mencatat kemenangan dengan skor 2-0 atas Bolivia dan El Salvador.

Pada sisi lain Belanda menunjukkan grafik naik dalam beberapa rangkaian uji coba, antara lain pada Kamis (6/3) seusai kalah dari Prancis 0-2, mereka mengimbangi Ekuadaor 1-1 pada Minggu (18/5). Kemudian pada Minggu (1/6) dan Kamis (5/6) Belanda mencatata kemenangan 1-0 atas Ghana, dan 2-0 menghadapi Wales.  

Prakiraan Formasi:

Spanyol Iker Casillas; Jordi Alba, Sergio Ramos, Gerard Piqué, César Azpilicueta; Xabi Alonso, Sergio Busquets, Xavi; David Silva, Diego Costa, Andrés Iniesta.

Belanda: Jasper Cillessen; Bruno Martins Indi, Ron Vlaar, Stefan de Vrij; Daley Blind, Jordy Clasie, Nigel de Jong, Daryl Janmaat; Wesley Sneijder; Robin van Persie, Arjen Robben. (fifa.com/goal.com/soccerway.com).

Editor : Yan Chrisna Dwi Atmaja


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home