Loading...
OLAHRAGA
Penulis: Prasasta Widiadi 16:40 WIB | Selasa, 17 Juni 2014

Firdasari Melaju Kualifikasi Kedua Indonesia Open 2014

Firdasari Melaju Kualifikasi Kedua Indonesia Open 2014
Adrianti Firdasari (kaus merah) mengawali Indonesia Open menghadapi Ganis Nurrahmadani. (Foto-foto: Prasasta)
Firdasari Melaju Kualifikasi Kedua Indonesia Open 2014
Gloria Emanuel Widjaja dan Edi Subaktiar saat menghadapi Shizuka Matsuo dan Takeshi Kamura.
Firdasari Melaju Kualifikasi Kedua Indonesia Open 2014
Ana Rovita saat menghadapi Li Lian Yang.

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM – Salah satu pebulu tangkis tunggal putri andalan Indonesia, Adrianti Firdasari melaju ke kualifikasi kedua Kejuaraan Bulu Tangkis Indonesia Open (Indonesia Terbuka) 2014, setelah pada partai kualifikasi pertama menaklukkan sesama wakil Indonesia, Ganis Nurrahmadani, pada partai yang berlangsung Selasa (17/6) di Istana Olah Raga Gelora Bung Karno (Istora GBK), Jakarta.

Firdasari yang sempat masuk tim inti Piala Uber Indonesia 2014 menemui perlawanan sengit dari Juara Tunggal Dewasa Putri Djarum Sirkuit Nasional (Sirnas) seri Kalimantan Tengah, Ganis Nurrahmadani dalam dua set langsung 13-21, dan 16-21.

Menurut pantauan satuharapan.com,  Adrianti Firdasari menguasai penempatan shuttlecock yang merepotkan lawannya itu, akibatnya Ganis berulang kali terlambat mengembalikan penempatan yang sempurna dari pebulu tangkis yang bermukim di PB Jaya Raya Jakarta tersebut sehingga pada saat jeda interval, Firdasari memimpin 8-11.

Jeda interval adalah waktu istirahat selama dua menit yang diberikan kepada para pebulu tangkis yang saling berhadapan. Seusai jeda, Ganis malah tidak berhasil memperbaiki permainannya, dan Firdasari dengan mudah mematahkan shuttlecock hasil pukulan Ganis hingga akhirnya Firdasari menutup set pertama dengan 13-21.

Firdasari sempat tertinggal di set kedua karena kali ini penempatan shuttlecock Ganis banyak yang menghasilkan angka bagi jawara Djarum Sirnas Kalteng 2014 itu, terbukti Ganis di awal mampu unggul 3-4 ,sementara Firdasari masih perlahan-lahan mengatur irama permainan, dan dia mengumpulkan poin demi poin sebelum akhirnya kedua pebulu tangkis ini saling mengejar poin mulai dari 6-6, 7-8, 8-9, hingga Ganis terkejar di kedudukan 11-9, dan ketenangan Firdasari membawa pebulu tangkis dengan postur 170 cm ini memenangkan set ini dengan 21-16.

Ana Rovita Takluk

Kegemilangan Firdasari tidak diikuti pebulu tangkis andalan Indonesia lainnya, karena setelah partai Ganis menghadapi Firdasari, Ana Rovita malah takluk atas wakil negeri Jiran, Li Lian Yang. Ana Rovita sempat tertinggal 2-4 dari Li Lian Yang pada set pertama, sesungguhnya salah satu pebulu tangkis andalan PB Djarum ini gigih berjuang mengejar ketertinggalan poin menjadi imbang 7-7,sebelum Li Lian Yang dengan cerdik memaksakan penempatan shuttlecock yang sulit terjangkau Ana sehingga Lian Yang unggul 9-11 di interval set pertama, akan tetapi beberapa kali kesalahan Ana saat serve membuat perolehan poin banyak bagi pebulu tangkis Malaysia berkulit kuning itu, Ana akhirnya menyerah dalam kedudukan 16-21.

Pada set kedua Ana sempat dengan cepat unggul 4-0, akan tetapi Ana terburu-buru ingin unggul jauh, sedangkan permainan cepatnya tidak diimbangi dengan gerakan yang terlalu lamban saat mengembalikan shuttlecock Lian Yang, sehingga Lian Yang unggul 4-6, dan kedudukan ini bertahan hingga 6-11 saat jeda interval set kedua. Setelah jeda, Ana malah semakin jauh tertinggal dengan 11-19, dan Lian Yang tidak butuh waktu lama memungkasi set kedua dengan keunggulan 15-21.

Sementara di salah satu ganda campuran usia potensi andalan Pelatnas PBSI, Gloria Emmanuelle Widjaja dan Edi Subaktiar takluk atas pasangan Jepang, Shizuka Matsuo dan Takeshi Kamura dengan 21-18, dan 21-16.

 

Hasil babak kualifikasi pertama lainnya, Selasa (17/6):

Fran Kurniawan dan Shendy Puspa Irawati 22-20, 21-17 Rendra Wijaya dan Keshya Nurvita Hanadia.

Kevin Sanjaya Sukamuljo dan Greysia Polii 21-11, 16-21, 24-22 Moh Lutfi Zaim Abdul Khalid dan

Fie Cho Soong.

Alfian Eko Prasetya dan Annisa Saufika 18-21, 21-13, 21-16 Yong Kai Terry Hee dan Fu Mingtian.

Aik Quan Tan dan Yin Loo Lim 21-6, 21-17 Ricky Alvarino Sidarta dan Ristya Ayu Nugraheny.

Chayut Triyachart dan Lei Yao 21-18, 21-18 Hafiz Faisal dan Della Destiara Haris.

Nipitphon Puangpuapech dan Puttita Supajirakul 23-21, 21-11 Rafiddias Akhdan Nugroho dan

Shella Devi Aulia.

Ardiansyah dan Devi Tika Permatasari 21-18, 14-21, 21-12 Lukhi Apri Nugroho dan Masita Mahmudin.

Komala Dewi Dan Jenna Gozali 21-5, 21-8 Ade Magfiroh Khasanah Dan Vina Elsa Sanjaya.

Gebby Ristiyani Imawan dan Ni Ketut Mahadewi Istirani 21-12, 21-14 Aprilsasi Putri Lejarsar Variella

dan Sri Wulan Sari

Melvira Oklamona dan Rosyita Eka Putri Sari 21-11, 14-21,  21-19 Apriani dan Jauza Fadhila Sugiarto.

Yulia Yosephin Susanto 21-19, 19-21, 21-19 Jessica Muljati.

Dinar Dyah Ayustine 11-21, 21-14, 21-17 Milicent Wiranto.

Ruselli Hartawan - Simone Prutsch 21-18, 21-18.

Rusydina Antardayu Riodingin - Renna Suwarno 21-6, 21-13.

Akane Yamaguchi - Yeni Asmarani 21-13, 21-16.

Hana Ramadhini - Febby Angguni 13-10. 

Editor : Bayu Probo


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home