Loading...
OLAHRAGA
Penulis: Prasasta Widiadi 17:23 WIB | Senin, 04 November 2013

Gelandang AS Monaco Keluhkan Kekalahan atas Lille

Eric Abidal (kiri, kaos putih, AS Monaco) berhasil melewati hadangan Nolan Roux (Lille, kaus merah) (foto: fifa.com)

LILLE, SATUHARAPAN.COM – Jeremy Toulalan, gelandang bertahan AS Monaco mengatakan pada Senin (4/11) dini hari WIB,   kekalahan kesebelasannya 0-2 dari Lille merupakan kenyataan pahit. AS Monaco yang bertandang ke Stadion Lille Metropole seharusnya memenangkan pertandingan karena mereka bekerja keras sepanjang pertandingan.

AS Monaco mengalami kekalahan pertama musim ini pada pertandingan ke-12 Liga Prancis melawan Lille, pada Senin tersebut.

Dua gol dari gelandang serang Lille dihasilkan Nolan Roux pada babak pertama dan kedua, membantu kemenangan Lille, dan menggeser Monaco yang kehilangan tiga poin ke peringkat ketiga. Lille saat ini memiliki selisih dua poin atas peringkat pertama dari klub asal ibu kota Prancis, Paris Saint Germain (PSG), yang pada Jumat (1/11) mengalahkan Lorient 4-0.

Toulalan mengatakan Monaco tidak dalam kondisi terbaik. “Saya tidak terpikir kami benar-benar pantas kalah hari ini, meskipun kami tidak melakukan dengan baik,” kata Toulalan.

Ia mengatakan rekan-rekannya tidak menampilkan performa yang baik pada babak pertama. Timnya kehabisan tenaga dan mudah kehilangan bola karena kerasnya permainan.

“Di babak pertama performa kami tidak baik, tetapi lebih baik selama babak kedua. Saya pikir kami pantas imbang, dan tidak kehilangan game ini,” lanjut Toulalan.

Jadwal pertandingan, menurut Toulala, juga tidak menguntungkan bagi AS Monaco, karena anak-anak asuh Claudio Ranieri itu sudah lama tidak menghadapi pertandingan kompetisi liga tingkat Eropa.  

“Kami lelah, dan tidak bisa berada dalam bentuk permainan terbaik kami,” katanya.

Bagaimanapun, ia akhirnya mengakui kekalahan itu karena AS Monaco berada dalam kondisi permainan dan fisik yang buruk, dan Lille lebih cepat dan taktis dalam memanfaatkan peluang.

“Ini normal, setiap tim pasti pernah melalui periode buruk. Tetapi, babak kedua kami lebih baik, memiliki banyak peluang. Secara keseluruhan, Lille mendapat kurang kesempatan dari kami tetapi mereka lebih efisien dan mengambil peluang,” kata mantan gelandang Olympique Lyonnais itu.

Toulalan mengatakan, pihaknya tidak berpikir tentang memenangkan liga. Target mereka adalah tempat Liga Champions. Saat ini AS Monaco duduk nyaman di peringkat ketiga Liga Prancis dengan 25 poin.

“Prioritasnya adalah lolos ke Liga Champions. Kami akan melakukan yang terbaik untuk AS Monaco dan saat ini Paris Saint Germain yang paling dekat dengan juara liga,” katanya.

Toulalan mengatakan dia dan rekan-rekannya tidak terpengaruh atas kekalahan tersebut. “Kami berada di jalur kemenangan, tetapi dengan tim yang kami miliki, kami harus berbuat lebih baik, itu sudah pasti,” kata Toulalan.

Dengan kekalahan 0-2 tersebut, Lille menggapai peringkat kedua dengan nilai 26, dan mengakhiri rekor kekalahan AS Monaco.

Nolan Roux mencetak gol pembuka pada menit ke-27. Rekannya Marko Basa yang lolos dari jebakan offside dua bek AS Monaco, Abidal dan Carvalho, dengan mudah memberikan bola sodoran kepadanya dan Roux tanpa kesulitan mencetak gol pertama.   

Roux juga yang berperan bagi timnya mencetak kemenangan dengan skor 2-0 setelah umpan rendah dari rekannya, Rio Mavuba pada menit ke-71, membuktikan Lille mampu masuk ke tangga juara.

Sementara itu pada pertandingan lainnya yang berlangsung pada hari yang sama, Bordeaux memperpanjang rekor tak terkalahkan mereka di Liga Prancis, menjadi tujuh pertandingan tanpa terputus, saat memetik kemenangan 2-1 atas Nice di Stadion Allianz Riviera, Nice.

Gregory Sertic membuka skor Bordeaux di menit ke-31, saat ia melepaskan bola hasil tendangannya dari jarak sekitar 30 meter dari luar kotak penalti, dan seolah-olah bola hasil tendangan setengah voli itu ke luar gawang, tetapi masuk ke pojok atas gawang.

Gelandang Bordeaux, Ludovic Obraniak menggandakan keunggulan Bordeaux dengan cara yang sama spektakulernya saat ia berlari di pertahanan tuan rumah sebelum melepaskan tembakan yang kuat ke pojok kanan atas. Dario Cvitanich asal Argentina memperkecil kedudukan bagi tuan rumah Nice, dengan golnya pada menit ke-77. (soccerway.com)

Editor : Sotyati


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home